www.gata.com

Grafik Pergerakan Harga Dinar dalam Rupiah & Dollar AS


 

Saturday, August 1, 2020

Ekonomi Dunia di Ambang Resesi

Pandemi Covid-19 telah menjatuhkan perekonomian banyak negara. Bahkan beberapa negara telah masuk ke jurang resesi.

Terbaru adalah Amerika Serikat yang tadi malam resmi menyatakan resesi. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi kuartal II nya tertekan dalam.

Sebelumnya ada juga Jerman yang menyatakan resmi resesi karena perekonomian yang juga tertekan dalam. Jauh sebelumnya yakni beberapa pekan lalu negar Asia yakni Singapura juga menyatakan resmi resesi.

Berikut daftar negara yang telah jatuh ke jurang resesi:

Amerika Serikat

Perekonomian negeri Paman Sam tersebut negatif 32,9% pada periode April - Juni. Kontraksi ini jauh lebih tajam dari kuartal I yang tercatat minus 5%.

Demikian laporan dari Departement Perdagangan AS yang baru dirilis, Kamis (30/7/2020) dilansir langsung dari CNBC International.

Kontraksi tajam terjadi dalam konsumsi, ekspor, hingga inevstasi dan pengeluaran pemerintah. Terlihat, spending yang tergelincir cukup dalam adalah health care atau kesehatan dan barang-barang seperti pakaian dan alas kaki.

Sementara penurunan investasi terdalam diakibatkan oleh loyonya sektor otomotif.

Jerman

Pemerintah Jerman mengonfirmasi ekonomi Negeri Panzer ini mengalami resesi. Negara ini kembali mencatat kontraksi pada ekonominya di kuartal-II 2020.

Secara basis kuartalan (QtQ) ekonomi minus -10,1%. Sebelumnya di kuartal-I 2020, ekonomi minus 2,2%.


Di basis tahunan (YoY) ekonomi Jerman, juga minus 11,7%. Sebelumnya di kuartal I 2020, ekonomi Jerman tercatat minus 2,3%.

Dengan ini, Jerman mengonfirmasi resesi. Resesi adalah keadaan di mana pertumbuhan ekonomi turun minus dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

"Ini adalah penurunan paling tajam sejak perhitungan PDB triwulan untuk Jerman sejak 1970," kata kantor federal statistik Jerman.

Hong Kong

Hantu resesi belum meninggalkan Hong Kong. Ekonomi kota di bawah China itu kembali mengalami kontraksi atau minus 9% di kuartal-II 2020 secara tahun ke tahun (YoY) dari data Rabu (29/7/2020).

Ini adalah kontraksi empat kuartal berturut-turut untuk pusat ekonomi global ini. Di mana aktivitas ekonomi sudah susut sejak pertengahan 2019, saat protes besar-besaran massa anti Beijing terjadi.

Meski begitu, data terbaru menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding kuartal-I 2020, minus 9,1% (YoY). Di basis kuartalan (QtQ), ekonomi minus 0,1% di kuartal II-2020 ini.

"Ekonomi Hong Kong stabil pada kuartal terakhir ini karena stimulus fiskal dan permintaan yang lebih kuat di China mengimbangi konsumsi dan investasi yang melemah," kata Ekonom China untuk Capital Economics dalam sebuah catatan ditulis CNN Business.

Meski demikian, ancaman gelombang kedua Covid harus diwaspadai. Beberapa pekan ini, kasus Covid-19 Hong Kong naik setelah mampu mengendalikan virus tiga bulan lalu.

"Jalan bergelombang menuju pemulihan" kata Kepala Keuangan Hong Kong Paul Chan dalam sebuah postingan blog yang diterbitkan Minggu. "Terulangnya epidemi lokal baru-baru ini, menunjukkan bahwa mungkin diperlukan waktu lama untuk ekonomi lokal pulih."

Hong Kong mendapat tekanan berat saat ini. Bukan hanya soal politik dan Covid-19, Hong Kong juga dijadikan hotspot perselisihan China dan AS.


Singapura

Singapura juga resmi resesi setelah perekonomiannya tertekan cukup dalam. Pengumuman ini disampaikan melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, Selasa (14/7/2020).

Secara kuartalan, ekonomi Singapura di kuartal II 2020 berkontraksi atau minus 41,2%. Sementara secara tahunan, PDB anjlok 12,6%.

Ini melebihi survei sejumlah lembaga dan ekonom. Corona memukul keras ekonomi Singapura yang fokus pada perdagangan.

MTI pun memperkirakan ekonomi negeri itu dalam setahun bisa berkontraksi di rentan. 7-4%. Ini menjadi resesi terburuk bagi negeri kota itu sejak 1965.

Korea Selatan

Pada pekan lalu, Bank of Korea mengumumkan bahwa produk domestik bruto (PDB) negara itu secara kuartalan (QtQ) pada kuartal II 2020 tercatat -3,3%. Pada basis yang sama di kuartal I sebelumnya, ekonomi -1,3%.

Kontraksi ini adalah yang paling tajam sejak kuartal-I 1998. Perlambatan ini juga lebih parah dari polling Reuters 2,3%. Sementara secara tahunan (YoY), PDB negara ini minus 2,9% dari periode yang sama tahun lalu. Namun, ekonomi masih tumbuh di kuartal-I 1,4%. Penurunan ini terbesar sejak kuartal-IV tahun 1998. Ini juga lebih buruk dari polling Reuters 2%.

Menurut analis, penyebab dari perlambatan itu adalah karena tingginya tingkat ketergantungan negara pada perdagangan global, yang sangat terganggu selama banyak penguncian diberlakukan berbagai negara. Ekspor yang menyumbang 40% ekonomi, turun 16,6%.

"Saat pengeluaran konsumen seharusnya pulih bertahap, ancaman dari virus belum pudar sepenuhnya," kata Ekonom Capital Economics Asia Alex Holmes dikutip Reuters.

Menteri Keuangan Korsel Hong Nam-ki mengatakan ekonomi kemungkinan akan pulih pada kuartal-III. Sebelumnya IMF memperkirakan ekonomi Korsel akan berkontraksi 2,1% di 2020.

"Mungkin ... melihat rebound seperti China pada kuartal-III ketika pandemi melambat dan aktivitas produksi di luar negeri, sekolah dan rumah sakit berjalan lagi," katanya.


Meski sejumlah negara telah mengkonfirmasi resesi, tampaknya "hantu" resesi masih akan "gentayangan" di sejumlah negara lain. Pada Kamis (23/7/2020), Australia memberi sinyal resesi "mungkin" terjadi di negara benua itu.

Ekonomi Australia diperkirakan mengalami kontraksi terdalam sepanjang sejarah pada kuartal-II 2020. Sementara defisit anggaran akan menjadi yang terbesar sejak Perang Dunia II.

Pejabat mengatakan PDB diramal kontraksi 7% pada April-Juni. Ini akan mendorong negara itu masuk ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir.

Monday, July 27, 2020

Gold Today : All Time High History

Harga emas menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Ahad malam pada sesi Asian Trading di angka $ 1.922/ troy ounce. Rekor emas tertinggi sebelumnya bulan Agustus 2011 di angka $1.920,7.

Walaupun mengalami kenaikan signifikan, namun analis memberi sinyal ini hanya kejutan kecil dibanding potensi kenaikan yang lebih tinggi.

Dalam wawancara dengan Marc Chandler, Chief Market Strategist di Bannockburn Global Forex, emas bisa menyentuh $2.000/ troy ounce selama trend kenaikan ini.

Kenaikan emas saat ini masih dipicu oleh kekhawatiran menurunnya ekonomi selama masa pandemi corona, ekskalasi konflik yang semakin tinggi antara AS dan Cina, meningkatnya harga minyak, melemahnya indeks Dollar, kenaikan permintaan konsumen dari Cina, dan juga India.

Analis juga menekankan akibat pandemi corona, bank-bank sentral di seluruh dunia menerapkan stimulus moneter yang agresif, memompa triliunan Dollar untuk menstabilkan pasar keuangan yang berakibat pada terus melemahnya nilai Dollar AS.

Terakhir Daniel Pavilonis senior commodities broker dari RJO Future Gold mengatakan "We have printed so much money and there is so much risk on the table it is difficult to see how the U.S. dollar rallies from current levels,” (Kita telah mencetak begitu banyak uang dan ada banyak risiko membentang agar Dollar dapat kembali bangkit).

Sumber : Kitco.com


Dollar : Sudden Loss of Confidence

Pemerintah AS akan melipatgandakan belanja fiskal untuk meredam efek pandemi corona  terhadap perekonomian. Di sisi lain IMF juga melonggarkan kebijakan moneter dengan mengguyur Dollar ke pasar finansial.

Setiap kebijakan mesti ada akibatnya. Setiap aksi tentu ada reaksi. Ketika pemerintah dan IMF bersama-sama membanjiri pasar dengan triliunan Dollar tanpa aktvitas pasar di sektor riil,  bisa berakibat fatal. Sudden Loss of Confidence terhadap Dollar bisa terjadi kapan saja. Apabila peredaran Dollar terlalu masif maka daya belinya akan turun, bila terlalu ekstrim maka kepercayaan pasar terhadap Dollar bisa "raib" seketika.

Setidaknya ini yang disinyalir Zhu Min mantan Managing Director IMF periode 2011-2016 menyatakan baru-baru ini bahwa the U.S. dollar's position as the dominant global currency was at risk of being eroded because of mounting U.S. government debt (status Dollar sebagai mata uang utama dunia perlahan-lahan tergerus akibat menggunungnya utang pemerintah AS)

Maksud utang disini adalah pencetakan Dollar yang diterbitkan dari awang-awang. Karena setiap Dollar yang terbit sebenarnya pemerintah berutang atau menerbitkan utang.

Saat ini kongres AS sedang mempertimbangkan stimulus baru sejumlah US$1 triliun dari pemerintah AS. Apabila ini disetujui maka total sejak awal tahun lebih dari US$2 triliun membanjiri pasar, yang lebih dominan tentu pasar finansial. 

Maka peringatan dari Zhu Min yang juga kepala National Financial Research Institute Tsinghua University  adalah bukan hanya nilai Dollar akan tergerus 30%.di masa depan, namun Dollar akan kehilangan kepercayaan dunia dan kejatuhan pasar. 

sumber :

Friday, July 17, 2020

Sang Penakluk

Muhammad Al-Fatih ialah Sultan Muhammad II atau populer juga dengan nama Sultan Mehmed II. Lahir di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah, pada 27 Rajab 835 H atau 30 Maret 1432 

Muhammad adalah putra dari Sultan Murad II, raja keenam Daulah Utsmaniyah. Beliau hidup di masa setelah Sultan Salahuddin al Ayyubi (pahlawan perang Salib).

 Beliau memerintah selama 31 tahun dengan memperoleh kebaikan serta kemenangan bagi orang Islam. Gelarnya al-Fatih dan Abu al-Khairat.

Beliau seorang pemimpin yang hebat, pilih tanding, dan tawadu' setelah Sultan Salahuddin al Ayyubi, pahlawan Islam dalam perang Salib; dan Sultan Saifuddin Mahmud al Qutuz, pahlawan Islam dalam peperangan di Ain al Jalut melawan tentara Mongol.

Al-Fatih memerintah Daulah Ustmaniyah menggantikan Sultan Murrad II yang wafat pada 18 Februari 1451 M/16 Muharram 


Mehmed II dikenal mempunyai kepribadian cemerlang. Kekuatan dan keadilan telah tercermin dalam pribadinya sebagaimana ia sangat unggul dalam segala bidang ilmu, lebih-lebih tentang bahasa dan sejarah.

Beliau menjadi jawaban dari bisyarah Rasulullah yang tertera pada hadisnya. “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR Ahmad bin Hanval Al Musnad).

Hadis ini yang mendorong Sultan Mehmed II berusaha keras menaklukkan Konstantinopel.

Semenjak kecil, Sultan Mehmed II telah mencermati usaha ayahnya menaklukkan Konstantinopel. Beliau mengkaji usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang 48 tahun sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keinginan yang kuat baginya meneruskan cita-cita umat Islam.

Ketika naik tahta pada tahun 855 H/1451 M, beliau mulai berpikir dan menyusun strategi untuk membebaskan kota tersebut.

Kekuatan Sultan Muhammad al Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika dan menguasai enam bahasa saat berumur 21 tahun.

Berbagai metode dan strategi dilakukan meskipun tak jarang menemui kegagalan. Pada 20 Jumadil Awal 857 H bertepatan dengan 29 Mei 1453 M, Al Fatih beserta bala tentaranya berhasil menaklukkan Konstantinopel.

Dia sukses memasuki wilayah Konstantinopel dengan membawa serta kapal-kapal mereka melalui perbukitan Galata, untuk memasuki titik terlemah Konstantinopel, yaitu Selat Golden Horn. Ketika itu, Sultan Mehmed II beserta ribuan tentaranya menarik kapal-kapal mereka melalui darat.

Meski ada tentaranya mengatakan kemustahilan untuk melakukan startegi tersebut. Namun, Mehmed II tidak gentar. Dia dengan tegas mengatakan kepada seluruh tentaranya untuk bergegas dan melaksanakan strategi tersebut.

Tujuh puluh kapal diseberangkan melalui bukit hanya dalam satu malam, saking hebatnya Sastrawan Yoilmaz Oztuna berkata, “Tidaklah kami pernah melihat atau mendengar hal ajaib seperti ini, Mehmed telah menukar darat menjadi lautan dan melayarkan kapalnya di puncak gunung. Bahkan usahanya ini mengungguli apa yang pernah diilakukan oleh Alexander The Great.”

Tentara konstantin yang bangun di pagi hari dan melihat peristiwa itu berkata " mungkin setan-setan telah membantu mereka menyebrangkan kapal"

Namun apa sesungguhnya yang luar biasa di balik sukses Mehmed II?

Sehari sebelum berjalannya strategi itu, ia memerintahkan semua tentaranya untuk berpuasa pada siang hari dan salat Tahajud pada malam harinya sebelum berperang untuk meminta kemenangan kepada Allah swt.

Alhasil, Mehmed II berhasil membawa kemenangan dengan menaklukkan Konstantinopel dan memimpinnya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ia melindungi seluruh rakyat di sana, baik Muslim maupun non-Muslim.

Setelah kemenangan itu, Mehmed II kemudian diberi gelar Sultan Muhammad Al Fatih, sang penakluk konstantinopel yang mewujudkan janji Rasulullah.

Mehmed II memang terkenal sebagai sultan yang saleh. Semasa hidupnya, dia tidak pernah meninggalkan salat fardu, salat sunah, salat Tahajud, dan berpuasa. Sejak ia berusia delapan tahun, ia telah menghafal Al-Quran dan menguasai tujuh bahasa berbeda, yaitu Arab, Latin, Yunani, Serbia, Turki, Parsi, dan Ibrani.

Guru Al-Fatih
Sejak kecil, dia dididik secara intensif oleh para ulama terkemuka di zamannya. Di zaman ayahnya, Sultan Murad II, guru Muhuhammad Al-Fatih adalah Syeikh Muhammad bin Isma'il Al Qurani. Dia adalah ulama Kurdi yang mempunyai keutamaan dan kecerdasan sangat tinggi.

Prof Ali Muhammad AshShalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniah menyebut, Al Fatih tidak pernah membaca sesuatu sehingga ia tidak bisa mengkhatamkan al-Qur‟an.

Sultan Murrad II memberikan alat pemukul dan memberi wewenang kepada gurunya agar ia memukulnya kalau tidak patuh perintahnya. Suatu ketika al Qurani pergi menemui al Fatih dengan membawa alat pemukul dan berkata “Ayahmu mengutusku untuk memberi pengajaran dan aku akan memukul jika kamu tidak patuh terhadap perintahku”.

Waktu bertemu Muhammad dan menjelaskan tentang hak yang diberikan oleh Sultan Murad II, Muhammad tertawa, lalu dia dipukul oleh Syeikh al Qurani, dengan pukulan yang sangat keras, hingga membuat Muhammad takut dan jera. Peristiwa ini amat berkesan pada diri Muhammad lantas setelah itu dia terus menghafal al Qur’an dalam waktu yang singkat.

Syaikh al Qurani dikenal tegas terhadap penguasa ketika melanggar syari’at. Al Qurani memanggil penguasa dengan namanya langsung bukan gelarnya, berjabat tangan dan tidak mencium tangannya akan tetapi sang penguasalah yang mencium tangannya. Oleh karena itu, tidaklah aneh jika dari tangan-tangan mereka lahir orang-orang besar seperti Muhammad al Fatih (al Shalabi, 2004: 108).

Di samping al Qurani, guru Muhammad al Fatih adalah Syeikh Aaq Syamsuddin, Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Hamzah al Dimasyqi al Rumi, dilahirkan dikota Damaskus, Syria, pada 792H/1389 M dan meninggal pada tahun 863 H/1459 M. beliau merupakan keturunan khalifah Abu Bakar al Shiddiq (Alatas, 2000: 63).


Syaikh Syamsuddin, adalah seorang ulama ahli tasawwuf berasal dari negeri Syam. dia mengajar Muhammad ilmu-ilmu agama seperti al Qur’an, hadis, fiqih, bahasa (Arab, Parsi dan Turki), matematika, falak, sejarah, ilmu peperangan dan sebagainya (al Naisaburi, 1999: 87).

Disebutkan al Shalabi (2004: 109) peran yang dilakukan oleh Syeikh Aaq Syamsudin dalam membentuk kepribadian Muhammad al Fatih dan selalu mengilhaminya dengan dua perkara semenjak ia masih kecil, yaitu:

Pertama, memperkuat barisan pasukan kekuasaan Utsmani. Kedua, semenjak Muhammad al Fatih masih kecil ia selalu mengilhamkan bahwa Muhammad
Al-Fatihlah pemimpin yang dimaksud dalam hadis Rasul.

“Konstantinopel pasti akan ditaklukkan. Rajanya adalah sebaik-baik raja dan tentaranya adalah sebaik-baik tentara,” hadis itu selalu diulang-ulang.

Oleh karena itu, Muhammad al Fatih sangat merindukan agar dirinya menjadi orang yang mampu merealisasikan sabda Nabi tersebut. Hingga akhirnya pikiran Muhammad al-Fatih benar-benar dipenuhi dengan pemikiran bahwa memang dialah yang dimaksudkan dalam hadis ini.

Pantas saja, jika para ahli sejarah mengatakan bahwa Syaikh Syamsuddin itulah Sang Penakluk bagi konstantinopel (al Munyawi, 2012: 71).

Setelah memimpin Konstantinopel selama 19 tahun, pada bulan Rabiul Awal tahun 886 H/1481 M, Sultan Muhammad al-Fatih pergi dari Istanbul untuk berjihad, padahal ia sedang dalam kondisi tidak sehat. Dia berencana menaklukkan Roma.

Pada saat ingin melaksanakan cita-citanya itu, sakitnya kian parah. Ia pun wafat di tengah pasukannya pada hari Kamis, tanggal 4 Rabiul Awal 886 H/3 Mei 1481 M, dalam perjalanan jihad menuju pusat Imperium Romawi Barat di Roma, Italia. 

Saat itu Sultan Muhammad Al-Fatih berusia 52 tahun dan memerintah selama 31 tahun. Ada yang mengatakan wafatnya Sultan Muhammad al-Fatih karena diracuni oleh dokter pribadinya Ya’qub Basya.

Sebelum wafat, Muhammad al Fatih mewasiatkan kepada putra dan penerus tahtanya, Sultan Bayazid II agar senantiasa dekat dengan para ulama, berbuat adil, tidak tertipu dengan harta, dan benar-benar menjaga agama baik untuk pribadi, masyarakat, dan kerajaan.
mypixels

Thursday, July 16, 2020

Bank Dunia : Indonesia bisa Resesi

Bank Dunia dalam proyeksi terbarunya memperkirakan ekonomi Indonesia tidak tumbuh alias stagnan (pertumbuhan 0%) pada tahun ini. Namun apabila situasi memburuk, bisa saja ekonomi Indonesia mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif).

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan 0% dengan asumsi ekonomi global mengalami resesi dan pembatasan aktivitas masyarakat di dalam negeri tetap berlangsung. Namun Bank Dunia punya skenario kedua, yaitu ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -2% pada 2020 jika resesi global ternyata lebih dalam dan pembatasan sosial (social distancing) domestik lebih ketat.

Dalam skenario moderat, sektor agrikultur diperkirakan terkontraksi -0,6% sementara di skenario berat kontraksinya lebih dalam di -2,1%. Kemudian sektor manufaktur di skenario moderat dan berat diprediksi terkontraksi masing-masing -2,6% dan -5,3%. 

Pertanyaannya, apakah Indonesia bisa mengalami resesi?

"Ekonomi Indonesia bisa saja memasuki resesi jika pembatasan sosial berlanjut pada kuartal II-2020 dan kuartal IV-2020 dan/atau resesi ekonomi dunia lebih parah dari perkiraan sebelumnya," tulis laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juli 2020 yang berjudul The Long Road to Recovery.

Resesi sendiri adalah kondisi ekonomi yang ditandai dengan menurunnya aktivitas perdagangan dan industri dalam suatu periode tertentu, biasanya dalam 2 kwartal berturut-turut.

Bank Dunia menilai prospek ekonomi Indonesia penuh ketidakpastian. Pasalnya masa depan ekonomi sangat tergantung dari dinamika pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

Infeksi virus masih terjadi. Skenario di mana Indonesia mengalami resesi bisa terwujud jika terjadi lonjakan jumlah kasus yang menyebabkan pemerintah kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat pada kuartal III dan IV. Ekonomi sulit untuk pulih ke level pra-pandemi sebelum 2021," tulis laporan Bank Dunia.

sumber : cnbc.com