www.gata.com

Grafik Pergerakan Harga Dinar dalam Rupiah & Dollar AS


 

Thursday, November 5, 2009

Dinar Under Pressure


Harga Dinar kembali merambat naik sejak kemarin (4/11) ketika dibuka pada harga Rp. 1439.770 sesi pagi, dan hari ini pun (5/11) harga dinar tidak jauh berbeda. Seorang pelanggan agak menyesal membeli pada harga pagi kemarin. Sebab sebenarnya sudah lama dia memegang uangnya namun tidak kunjung dibelikan pula. Sebagaimana yang ditulis pak Iqbal hari ini, sifat dinar adalah investasi menengah panjang jadi tidak mengapa membeli saat ini, karena bisa saja harga dinar naik lebih tinggi lagi pada Desember atau Januari 2010. Namun sesungguhnya harga saat ini masih lebih rendah dibanding harga puncaknya pada pada bulan Maret atau April yang mencapai Rp 1.600.000,- an.
Di tengah bergejolaknya pasar emas dunia dan pasar uang terutama Dollar, perlu juga kita mencermati pasar dalam negeri yang sedang bergejolak pula dari sisi politik. Walaupun posisi Presiden saat ini amat kuat dengan lembaga-lembaga di sekitarnya, namun bisa saja fenomena ini berkembang sedemikian rupa. Tentu efeknya bisa saja menimbulkan gejolak pasar yang mempengaruhi nilai tukar Rupiah. Kita tentu tidak mengharapkan ini. Tapi perlu melihat masalah ini dari persepektif yang lebih luas. Kasus Bank Century yang terus bergulir bisa menimbulkan ketidak percayaan pasar terhadap perbankan nasional, sehingga investor perlu melirik beberapa produk investasi yang aman.
Dinar merupakan salah satu investasi yang aman dan nilainya pun stabil. Terlebih fisiknya bisa kita simpan sendiri atau bisa juga dititipkan.
Salah satu hal yang jelas adalah Dinar suatu waktu akan kembali bermain dalam percaturan moneter dunia sebagaimana yang pernah diperankannya berabad-abad lampau.

No comments: